Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada
tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari
langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan
menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana
embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain
perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di
sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang
tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=163966436957273&set=a.163181650369085.33361.100000317539412&type=1
Ahad, 31 Oktober 2010
Sabtu, 30 Oktober 2010
learning fool
Ternyata
"learning fool" lbh susah ketimbang "learning smart". "Belajar pintar"
itu mudah,cukup baca buku banyak2, kita bisa jadi pintar.Tapi "belajar
bodoh" susahnya bukan main, sebab sehebat apapun kita mencoba, kita akan
tetap terhalangi, tahu mengapa? krn pd dsr nya kita tetap saja akan
merasa paling pintar, itulah knp kita gagal jadi "bodoh".
sumber : https://www.facebook.com/fatwa.kehidupan/posts/128737520513720
sumber : https://www.facebook.com/fatwa.kehidupan/posts/128737520513720
Jumaat, 29 Oktober 2010
Bencana, bencana, dan bencana lagi
Bencana, bencana, dan bencana lagi, kayaknya
udah jadi trend nih di negara kita. mulai tsunami, banjir, gempa bumi,
tanah longsor, puting beliung, kebakaran hutan sampai gunung mbleduk.
Yang jelas adalah "TIDAK AKAN TIMBUL SUATU AKIBAT TANPA DI AWALI SUATU SEBAB", lah sebabnya itu loh apa?, kok apes betul negara ini.
Mari kita sedikit merenung (weeeeeh mantap) dan introspeksi diri kita sejenak, mungkin saja kita dapat sedikit petunjuk dan menyadari, bisa jadi sedikit atau banyak bencana-bencana tersebut muncul dari ulah perbuatan kita sendiri.
-mengapa tsunami? karena banyak orang yang kehilangan iman dan tdk kokoh dalam agamanya, makanya buminya di sapu gelombang.
-mengapa banjir? karena banyak orang yang berzinah, makanya bumi jadi basah ampe banjir.
-mengapa gempa? karena banyak orang menyebar fitnah, makanya bumi jadi gempar.
-mengapa tanah longsor? karena banyak orang yang kehilangan moral dan menodai nurani, makanya bumi jadi longsor sebab moral manusianya longsor.
-mengapa puting beliung? karena orang-orang suka menipu dan tidak jujur memutar balikan kata-kata dan fakta demi kemenangan diri pribadi, makanya bumi dilanda angin yang berputar kencang (puting beliung).
-mengapa kebakaran hutan? karena banyak provokator yang suka membakar kekerasan dan kemarahan, berbuat anarkhi, makanya banyak kebakaran hutan.
-mengapa gunung meletus? karena banyak orang yang merusak alam, makanya bumi marah dan memuntahkan amarahnya.
Sekarang pertanyaannya adalah : apakah anda salah satu orang yang menjadi sebab timbulnya bencana-bencana tersebut?
-Jika tidak, berarti anda telah memberikan kontribusi positif terhadap bumi kita ini.
-Jika Ya, maka tinggalkan perbuatan tersebut, sebelum alam menjadi semakin marah dan menelan anda dalam keganasannya, kemudian yang tersisa hanyalah nama anda dalam media massa sbg "VICTIM" dengan gelar paripurna "Almarhum", sayangnya tdk akan ada wisuda untuk itu.
sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=163406607013256&set=a.163181650369085.33361.100000317539412&type=1
Mari kita sedikit merenung (weeeeeh mantap) dan introspeksi diri kita sejenak, mungkin saja kita dapat sedikit petunjuk dan menyadari, bisa jadi sedikit atau banyak bencana-bencana tersebut muncul dari ulah perbuatan kita sendiri.
-mengapa tsunami? karena banyak orang yang kehilangan iman dan tdk kokoh dalam agamanya, makanya buminya di sapu gelombang.
-mengapa banjir? karena banyak orang yang berzinah, makanya bumi jadi basah ampe banjir.
-mengapa gempa? karena banyak orang menyebar fitnah, makanya bumi jadi gempar.
-mengapa tanah longsor? karena banyak orang yang kehilangan moral dan menodai nurani, makanya bumi jadi longsor sebab moral manusianya longsor.
-mengapa puting beliung? karena orang-orang suka menipu dan tidak jujur memutar balikan kata-kata dan fakta demi kemenangan diri pribadi, makanya bumi dilanda angin yang berputar kencang (puting beliung).
-mengapa kebakaran hutan? karena banyak provokator yang suka membakar kekerasan dan kemarahan, berbuat anarkhi, makanya banyak kebakaran hutan.
-mengapa gunung meletus? karena banyak orang yang merusak alam, makanya bumi marah dan memuntahkan amarahnya.
Sekarang pertanyaannya adalah : apakah anda salah satu orang yang menjadi sebab timbulnya bencana-bencana tersebut?
-Jika tidak, berarti anda telah memberikan kontribusi positif terhadap bumi kita ini.
-Jika Ya, maka tinggalkan perbuatan tersebut, sebelum alam menjadi semakin marah dan menelan anda dalam keganasannya, kemudian yang tersisa hanyalah nama anda dalam media massa sbg "VICTIM" dengan gelar paripurna "Almarhum", sayangnya tdk akan ada wisuda untuk itu.
sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=163406607013256&set=a.163181650369085.33361.100000317539412&type=1
Rabu, 20 Oktober 2010
Isnin, 4 Oktober 2010
Kisah Seorang Imam
Berikut adalah kisah seorang Imam yang setelah Shalat Idul Fitri memberikan pengumuman kepada masyarakat:
"Aku punya berita baik dan berita buruk. Kabar baiknya adalah, kita punya cukup dana untuk membayar program pembangunan baru. Kabar buruknya adalah, dana itu masih berada di luar sana, yaitu di saku Anda."
https://www.facebook.com/fatwa.kehidupan/posts/113187685417716
"Aku punya berita baik dan berita buruk. Kabar baiknya adalah, kita punya cukup dana untuk membayar program pembangunan baru. Kabar buruknya adalah, dana itu masih berada di luar sana, yaitu di saku Anda."
https://www.facebook.com/fatwa.kehidupan/posts/113187685417716
Rabu, 29 September 2010
Sabtu, 30 Januari 2010
Apakah saudara tidak percaya, jika seseorang menjadi buruk, maka dia akan dicela orang2.
January 30 via mobile
Kalau
kukatakan aku sedang mengajakmu "masuk surga", mungkin engkau akan
mengatakan "memangnya surga moyangmu". Kalau kukatakan aku sedang
mengajakmu "masuk neraka", mungkin engkau mengatakan "dasar setan".
heuheuheu. Apakah saudara tidak percaya, jika seseorang menjadi buruk, maka dia akan dicela orang2. demikian pula sebaliknya, jika seseorang menjadi baik, maka dia tetap akan dicela orang2.
Itu karena, umumnya manusia memang diciptakan bertabiat suka mencela orang lain. Sedikit saja yg mencela dirinya sendiri. Seperti saya, saya gak malu mengatakan saya tukang ngawur dari dulu2. heuheuheu. Ngawur juga kalau diridhoi Allah akan tetap jadi benar kok, buat apa susah2 cari referensi sana-sini. Itu saya, nah kalau kamu ya terserah kamu saja. Wong kalau kamu dapat pahala juga gak bagi2 saya. enak di kamu gak enak di saya, karena kalau ngawurku gak diridhoi, kalian celaka, saya ikutan kena. Untunglah saya serba enak2 saja, saya sih terserah Allah saja mau diapa-apain, masa bodoh, saya sudah nyerah saja kepadaNYA, tinggal minta ampun aja, kalau diampuni, kalau gak yah minta ampun lagi, kalau gak diampuniNYA, minimal saya dikasihanilah, heuheuheu......
Soalnya mau bagaimana lagi, hakimnya Allah, penuntutnya Allah, pengacaranya Allah juga, pengadilan yang tidak bisa disuap lagi.
Masuk neraka itu gak apa2, gak bakalan panas, asal Allah mau memberi kesempatan barang sekali saja untuk memandang wajahNya yang agung. Daripada masuk surga tapi Allah gak mau memberi kesempatan untuk memandang wajahNYA yang agung, surga malah mirip kebun binatang saja.
Langgan:
Catatan (Atom)


